Kamis, 03 Januari 2013

Nonya Wedding Rice

This is Nonya Wedding Rice ala Malaysia atau di bahasa Malaysia-nya disebut Nasi Kemuli. Sebenarnya kalo saya boleh bilang, ini seperti nasi kebuli ala arab tapi tanpa menggunakan daging, jadi ya agak-agak hambar gitu karena kurang protein hewaninya :p well yang mau coba, silahkan diintip resepnya. Ini saya ambil langsung dari The Book of China yang ada dikampus , dan udah di translate ke bahasa indo biar gampang haha xp

Nasi Kemuli ( Nonya Wedding Rice)

Nonya Wedding Rice ala Diah :)

Bahan-Bahan :
1 cangkir (100 gr) biji ketumbar
2 inci ( 5 cm) batang kayu manis
2 buah bunga lawang (pekak)
2 buah cengkeh
1 biji kapulaga
4 cangkir (1 liter) air
1 sendok makan ghee
1 ½ cangkir (300 g)beras berbutir panjang, cuci dan keringkan
1 sendok teh kecap hitam
1 sendok teh garam
2 sendok makan kismis

Pasta bumbu :
3 bawang merah
½ inci (1 cm) jahe
2 butir bawang putih

  • Campur semua bumbu dengan air dan masak dengan api kecil,  jangan ditutup, sampai cairannya berkurang sampai 2 cangkir (500 ml).
  • Ulek/Blender pasta bumbu, lalu masak perlahan dengan ghee. Angkat dari kompor dan tambahkan beras, kecap dan garam. Aduk rata dan tambahkan 2 cangkir (500 ml) cairannya bersamaan dengan semua bumbu. 
  • Aduk rata, tutup dan masak sampai nasi matang. Tambahkan kismis sebelum disajikan.

Ga terlalu susah kan bahannya? Kalo untuk ghee bisa dibeli di toko Shalimar yang ada di pasar baru, disitu nyediain aneka macam bumbu khas Timur Tengah :D Selamat Mencoba :9

Rabu, 02 Januari 2013

F.O.O.D (Festival Oriental on December)



Hallo Assalamualaikum :) 
Udah lama banget ga pernah buka blog ini lagi, karena sibuk kuliah sih hehe.. Oke karna udah lama banget dan pastinya udah banyak banget momen-momen yang udah saya abadikan (cie gitu..), jadi saya bakalan mulai ngepost dari hmm... bulan desember mungkin ya.

Dibulan desember 2012 kemarin ada mata kuliah yang mewajibkan angkatan saya itu bikin semacam festival makanan oriental. Ga terlalu besar sih acaranya tapi lumayan kerepotan juga karna pengunjungnya diluar ekspektasi hehe.. nah nama acaranya itu F.O.O.D yaitu kepanjangan dari Festival Oriental on December. Jadi konsep acara festivalnya itu bener2 bertemakan Asia, mulai dari Cina, Jepang, Korea, Vietnam, Singapura, dll. Jadi kalo dateng ke festival ini tuh serasa keliling negara2 Asia deh hihi.. Tapi sayangnya Indonesia ga termasuk di festival ini karena kita punya mata kuliah sendiri yang ngulas lebih jauh tentang Indonesia. Biar lebih jelas intip yuk beberapa foto yang udah terabadikan disini :)

 Oh iya kebetulan saya kedapatan jadi kelompok Cina (padahal muka ga mendukung hihi..). Nah kelompok saya ini mengusung tema Imlek karena biasanya saat Imlek kan orang2 cina suka merayakannya dengan besar-besaran tuh jadi hari raya Imlek lah yang kita pilih :')
Ini nih kelompok saya. Ni Hao !
Makanan Khas Imlek. Ada bebek pekingnya juga loh..


Ini snack-snack khas Imlek. Ada Jeruk mandarin, kwaci, onde-onde, kue lapis, kue mangkok, puding mangga, pancake isi pasta kacang merah, sama kue keranjang pastinya :)

Ini tenda negara tetangga dari negara Filipina yang bertemakan Pesta Ulang Tahun.
Cewe banget ya, pink semua :')

Personil negara Sakura nih. Moshi-moshi kue mochi hihihi :p

Narsis dikit ah sama lelaki kesayangan :p

Tenda Negara Cina. ini kelompok saya punya loh :D bagus kan?

Ini negara vietnam. Kalo ga salah temanya tahun baru deh hehe. Mereka pake baju khas sana loh..


Ini dari negara Thailand, mereka temanya Pesta Buah gitu, makanya segala macem buah ada -_-
Ini dari negara Korea. Temanya Musim Salju. Lucu ya ada pohon yang bersaljunya :D

Tuh liat belum dibuka aja udah pada ngantri -_-

Antrinya ampe belakaaaang :o

Kue Keranjang khas Imlek
 Sekilas tentang kue keranjang ini, nama aslinya Nian Gao atau Ni-Kwe. Dibuatnya setahun sekali pas menjelang tahun baru Imlek aja. Di Cina ada kebiasaan saat tahun baru Imlek untuk terlebih dahulu menyantap kue keranjang sebelum menyantap nasi sebagai suatu pengharapan agar dapat selalu beruntung dalam pekerjaannya sepanjang tahun.Nian Gao, kata Nian sendiri berati tahun dan Gao berarti kue (糕) dan juga terdengar seperti kata tinggi (高), oleh sebab itu kue keranjang sering disusun tinggi atau bertingkat. Makin ke atas makin mengecil kue yang disusun itu, yang memberikan makna peningkatan dalam hal rezeki atau kemakmuran. Pada zaman dahulu banyaknya atau tingginya kue keranjang menandakan kemakmuran keluarga pemilik rumah. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan kue mangkok berwarna merah di bagian atasnya. Ini adalah sebagai simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok.. 

Nah itu sekilas tentang sejarah kue keranjang yang biasa ada di Imlek. Lanjoot..
Namanya nanas-nanasan. biasanya jadi hiasan pas Imlek. Unik ya :)

Ga sabar banget kayaknya mau icip-icip ya mba, hehe..

Salah dua pengunjung yang sempet mampir ke tenda negara cina. Seneng banget ya mba bisa icip2 :p
Nah itu tadi foto2 saat acaranya berlangsung. ada lagi nih pas acaranya udah selesai, liat yuk~

Ih malu aku mas.. hihihi
Cape banget loh mereka ampe bisa tidur nyenyak gitu :(

Dosen mata kuliah Pengolahan Makanan Oriental yang bertanggung jawab sama acara ini nih :) Bu Riska dan Bu Mey. mereka lagi ngasih evaluasi tentang acaranya..



Itu tadi beberapa negara2 dan momen2 yang bisa saya tampilin disini. Maaf ya ga bisa semua negara di kasih liat soalnya memang ada keterbatasan waktu dan tempat (ceileeeh).. Dan alhamdulillah kelompok saya menang Juara 2 sebagai kelompok terbaik hihi alhamdulillah~ 
Oke deh makasih ya yg udah mau sempet mapir dan liat2 galeri saya disini, sekian dulu.. Wassalam :)